Beberapa cara atau teknik stock opnam

Stock opnam adalah kegiatan melakukan perhitungan ulang untuk mencocokan jumlah yang ada dengan catatan yang tersedia. Catatan itu bisa berupa catatan buku manual, bisa juga catatan data komputer. Kegiatan stok opnam bisa dilakukan setiap hari, minggu, bulan atau satu tahun, tergantung kebijakan managemen perusahaan, untuk perusahaan retail, biasanya dilakukan tiap konter, tiap hari dan satu bulan sekali melakukan stok opnam global. Frekwensi waktu pelaksanaan stock opnam juga tergantung seberapa banyak barang yang ada.

Bisnis retail tidak akan bisa terlepas dari stock opnam, stock opnam sangat  diperlukan, beberapa fungsi stock opnam secara luas.

  1. Mengetahui jumlah pasti aset dagangan yang ada.
  2. Mengetahui jika ada barang yang disinyalir  hilang
  3. Mengetahui barang yang masih layak jual atau tidak.
  4. Mengetahui barang yang stock minus atau berlebihan.
rak minimarket murah

Daftar Harga rak minimarket, murah karena langsung pabrik

Adapun cara melakukan stock opnam ada 3 cara yang paling sering dilakukan.

  1. Cara Stock Opnam Pakai PDT, Cara ini adalah cara yang paling praktis, tinggal scan barcode lalu masukkan jumlah qty dari item yang di scan tersebut, begitu seterusnya sampai selesai. praktis cepat dan tingkat kesalahan atau human errornya sangat kecil.Kekurangannya cara ini adalah jenis atau tipe PDT harus terkompersi dengan sistem atau software yang di pakai, jika tidak sesuai maka sama saja tidak ada fungsinya. Solusinya, tanyakan kepada Programernya type apa dan merk apa PDT yang kompatible dengan software inventory di minimarket anda. Karena terkadang beda merk PDT beda juga jenis data yang di transfer ke komputer.
  2. Dicatat per-item, Cara ini tidak perlu membeli alat PDT yang harganya bagi sebagian minimarket tergolong mahal, tidak perlu harus menyesuaikan software dengan alat, intinya software jadulpun bisa melakukan stock opnam dengan cara ini.Kekurangannya, tingkat kesalahan sangat tinggi, karena mencatat nomor-nomor berderet di barcode kadang salah, atau saat input ke komputer membacanya yang salah. butuh waktu lebih lama karena manual dan kerja dua kali, catat di lokasi barang lalu masukkan di komputer.
  3. Item atau barang di bawa ke Komputer, Cara ini hampir akurat seperti cara pertama, barang di bawa ke komputer terdekat yang tersambung dengan server, lalu di scan satu persatu dan di masukkan jumlah atau qty yang ada.Kekurangannya, sebenarnya tidaklah praktis, anda harus membawa barang satu persatu ke komputer lalu di scan dan dimasukkan jumlahnya, jika barang anda jutaan item maka bisa anda bayangkan bagaimana repotnya, apalagi jika lokasi komputer terlalu jauh. antrian barang yang akan di masukkan pasti banyak, akan tetapi jika minimarket atau toko anda masih kecil cara ini adalah yang terbaik.

rak minimarket murah

 

Tehnik pelaksanaannya ada beberapa.

  1. Tutup toko full sampai selesai. Agar pencatatannya sangat akurat, maka anda harus mempertimbangkan bahwa anda perlu tutup toko anda atau tidak, jika anda ingin melaksanakan stock opnam barang atau aset anda secara serentak, maka mau tidak mau anda harus mengerahkan semua karyawan anda dan menutup toko anda paling tidak sehari penuh.Teknik ini harus anda pertimbangkan dan anda siapkan sebaik mungkin, karena melibatkan banyak orang, tentu saja peluang kesalahan semakin banyak, jika memakai PDT, anda juga perlu alat ini cukup banyak. belum lagi anda juga kehilangan omset penjualan dalam sehari itu.
  2. Dilaksanakan malam hari setelah jam kerja toko selesai sampai pagi. Teknik pelaksanaannya hampir sama dengan cara pertama, hanya saja beda waktu, karyawan harus lembur setelah tutup toko samapi pagi menjelang buka toko, anda juga harus memikirkan karyawan yang sift pagi, jika toko atau minimarket anda masih kecil tentu tidak akan mengganggu aktifitas karywan besuk paginya karena tidak sampai pagi mungkin sudah selesai, tapi jika toko anda besar, maka cara ini perlu anda pikirkan ulang.
  3. Dilaksanakan percounter atau per departemen atau per kepala kode atau per supplier.Tehnik ini adalah yang paling banyak dilaksanakan, rutin dilaksanakan tiap hari secara bergantian per jenis barang, hari ini jenis barang A, besuk yang B, besuknya yang C dan seterusnya sampai pada periode berikutnya kembali ke A lagi.Tidak perlu melibatkan banyak karyawan, mengurangi kesalahan, tidak perlu tutup toko, lebih akurat, stock tetap terjaga sewaktu waktu karena rutin dilaksanakan stock opnam. pelaksanaannya tidak harus terjadwal setahun sekali atau sebulan sekali tapi mana yang kiranya kepingin di stock lebih awal bisa didahulukan.

Itulah cara dan teknik stock opnam sesuai yang pernah kami lakukan di saat kami masih menjadi manager disalah satu supermarket ternama, silahkan di kombinasikan dari teknik dan cara tersebut. Jika ingin keterangan lebih lanjut bisa hubungi kami, kami akan dengan senang hati membantu.

by qday

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call Now Button
Open chat
Silahkan Hubungi kami via Whatsapp